Jenis Multimedia Pembelajaran

Multimedia adalah kumpulan dari berbagai alat media yang digunakan untuk presentasi (Barker & Turker). Menurut Gayestik, multimedia adalah sistem komunikasi interaktif berbasis komputer yang mampu membuat, menyimpan, menampilkan dan mengakses informasi tentang teks, grafik, suara, video atau animasi. Multimedia pembelajaran saat ini mengacu pada integrasi dan integrasi media seperti teks, animasi, grafik, suara dan video ke dalam sistem komputer.

Dalam beberapa tahun terakhir, konsep multimedia menjadi semakin populer dengan munculnya monitor komputer resolusi tinggi, teknologi video dan suara, dan upaya untuk meningkatkan pemrosesan komputer pribadi. Misalnya, sekarang ada komputer desktop yang dapat merekam suara dan video, mengedit suara dan gambar untuk mencapai efek khusus, mengintegrasikan dan menghasilkan suara dan video, membuat berbagai jenis grafik termasuk animasi dan semuanya dalam satu bentuk multimedia untuk diintegrasikan.

Multimedia adalah kombinasi data, suara, video, audio, animasi, grafik, teks dan suara, di mana kombinasi elemen-elemen ini dapat diekspos di komputer. Menurut Gayeski, D.M. (1992) “Multimedia adalah sistem komunikasi interaktif melalui komputer, dengan mana data dan informasi dalam bentuk teks, grafik, animasi dan sistem audio dapat dibuat, disimpan, dipindahkan dan direproduksi.” Jeffcoate (1995).

Menurut Phelps (1995), multimedia adalah kombinasi teks, video, suara dan animasi dalam perangkat lunak komputer interaktif. Schurman (1995) mendefinisikan multimedia sebagai kombinasi grafis, animasi, teks, video dan suara dalam bentuk yang diformat dan berkaitan dengan interaksi antara pengguna dan komputer.

Komputer dengan alat yang ingin mengimplementasikan perangkat lunak multimedia, juga dikenal sebagai komputer multimedia. Menurut Collin, Simon (1995), “…. multimedia adalah tawaran, permainan atau aplikasi yang menggabungkan berbagai media. Komputer yang menggunakan klip video, rekaman suara, gambar, animasi dan teks dan juga perangkat seperti perekam video, pemutar video, Dapat mengontrol penguat CD-ROM, synthesizer dan kamera video Multimedia dapat diartikan sebagai penggunaan beberapa media yang berbeda untuk menggabungkan dan mengirimkan informasi dalam bentuk teks, audio, grafik, animasi dan video.

Beberapa definisi, menurut beberapa ahli: kombinasi komputer dan video (Rosch, 1996), kombinasi tiga elemen: suara, gambar dan teks (McComick, 1996), kombinasi setidaknya dua media input atau output. Media ini bisa dalam bentuk audio (suara, musik), animasi, video, teks, grafik dan gambar (Turban dkk, 2002).

Alat yang dapat digunakan untuk membuat presentasi yang dinamis dan interaktif yang menggabungkan teks, grafik, animasi, audio, dan video (Robindan Linda, 2001). Multimedia dalam konteks komputer, menurut Hofstetter 2001, adalah penggunaan komputer untuk membuat dan menggabungkan teks, grafik, audio, dan video menggunakan alat yang dapat berinteraksi dengan pengguna, membuat, dan berkomunikasi dengan.

Menurut Haffos (Feldman 1994), multimedia adalah sistem komputer yang terdiri dari perangkat keras dan perangkat lunak dan membuatnya mudah untuk memungkinkan gambar, video, foto, grafik dan animasi dalam kombinasi dengan data suara dan teks yang dikendalikan oleh program komputer. Sementara Jayant, Ackland, Lawarence dan Rabiner (Info tech 1995) menemukan bahwa multimedia adalah prinsip teknologi komunikasi modern, yang meliputi bahasa, teks, gambar, video dan data.

Singkatnya, dapat dikatakan bahwa multimedia adalah teknologi baru di bidang komputer yang menggabungkan lebih dari satu media dalam bentuk komunikasi yang berisi teks, suara, grafik, animasi dan video untuk membentuk sistem komputer.

Penggunaan multimedia dalam pembelajaran

Pakar pendidikan sering merekomendasikan bahwa guru menggunakan media lengkap yang memenuhi kebutuhan mereka dan menyentuh berbagai indera ketika menerapkan proses pembelajaran. Untuk memenuhi kebutuhan ini, penggunaan multimedia adalah alternatif yang baik untuk pengajaran dan pembelajaran yang efektif.

Fungsi multimedia dalam pembelajaran adalah melatih keterampilan (skill builder), memperdalam pengetahuan (Knowledge Explorer) dan memperkaya proses pembelajaran (karya referensi).

Multimedia dalam pembelajaran memiliki keunggulan memungkinkan dialog, mendorong kreativitas, memfasilitasi kolaborasi, memperkaya pengalaman, meningkatkan keterampilan, dan meningkatkan respons.

Pembelajaran multimedia memiliki banyak keunggulan dibandingkan papan tulis dan kapur tulis. Pembelajaran multimedia mencakup hampir semua elemen indera. Menggunakan multimedia dapat membuat belajar lebih mudah bagi siswa, dan waktu yang dihabiskan lebih efektif dan efisien.

Selain belajar dengan multimedia, motivasi siswa meningkat pesat. Di mana dengan motivasi yang meningkat, kinerja dapat dicapai dengan lebih baik. Dengan menggunakan multimedia dalam pembelajaran, siswa diperkenalkan dengan teknologi sedini mungkin.

Teknologi multimedia ini juga dapat digunakan untuk pengembangan Computer Assisted Learning (CAL). Computer Assisted Learning (CAL) adalah perangkat lunak pembelajaran yang dapat diakses melalui komputer. Ini adalah bentuk pembelajaran di mana komputer menjadi “dosen”.

Dengan CAL, menurut Widyo, proses pembelajaran dapat berjalan secara individu dan memperhitungkan perbedaan individu di antara para siswa. Karena pada dasarnya, CAL adalah media ganda terintegrasi yang dapat menyajikan paket pengajaran yang secara bersamaan berisi komponen visual dan akustik. CAL juga memiliki komponen intelijen yang membuat program CAL interaktif dan mampu memproses data atau memberikan jawaban pengguna.

CAL bersifat interaktif, yang berarti bahwa program lebih bermakna daripada tutorial yang ditawarkan melalui media lain. CAL juga menggunakan multimedia, sistem komputer yang menggabungkan audio dan video untuk membuat aplikasi interaktif dengan teks, suara dan gambar.

Komponen CAL dan manfaatnya meliputi:

  • Teks yang digunakan untuk menyampaikan informasi verbal, untuk merangsang pemikiran kognitif dan untuk mengklarifikasi media lain.
  • Audio yang menarik perhatian, mempromosikan imajinasi, dan menghadirkan atau membentuk suasana.
  • Grafik, foto dan gambar yang efektif untuk hal-hal abstrak yang konkret dan menghilangkan verbalisme pada anak-anak,
  • Video efektif yang menunjukkan peristiwa masa lalu berdasarkan peristiwa aktual, menunjukkan peristiwa penting dan peristiwa langka yang sulit didapat, dan menampilkan objek yang terlalu cepat atau terlalu lambat untuk dilihat oleh mata.
  • Animasi yang efektif untuk menjelaskan proses yang sulit dilihat mata.

Fitur penting lainnya dalam multimedia adalah animasi. Berbagai fungsi animasi meliputi: Untuk menarik perhatian peserta pelatihan pada aspek-aspek penting dari materi yang akan diperiksa (perhatian, animasi juga dapat mengalihkan perhatian peserta dari topik utama.

Oleh karena itu seorang guru atau moderator harus tahu kapan harus menggunakan gambar dalam teks. Anda seharusnya tidak melakukannya, dan perlu juga dicatat bahwa gambar pada dasarnya adalah penjelasan yang mendukung konten materi yang terkandung dalam teks, jadi jangan biarkan bagian gambar melebihi teks yang ada relevan dan berhubungan dengan narasi dalam teks.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>